PKS BUKITTINGGI: BPKK
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label BPKK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BPKK. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Desember 2022

PKS Bukittinggi Siap Hadirkan Aleg Perempuan pada Pemilu 2024

PKS Bukittinggi Siap Hadirkan Aleg Perempuan pada Pemilu 2024


BUKITTINGGI.PKS - Keterlibatan perempuan dalam politik hari ini menjadi sebuah keniscayaan. Perempuan diharapkan tidak hanyak menjadi objek politik saja, tapi lebih dari itu partisipasi politik perempuan harus menyasar pada pengambil kebijakan yang ada.

Itulah beberapa pesan yang disampaikan oleh Ketua Bidang Perempuan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPW PKS Sumatera Barat Tasnidar dalam lawatannya ke DPD PKS Kota Bukittinggi pada Rabu (30/12) lalu di Kantor DPTD PKS Kota Bukittinggi.

Tasnidar menyampaikan pesan agar anggota perempuan PKS harus berpartisipasi secara aktif pada Pemilu 2024 nanti. Ia berharap di Bukittinggi ada Caleg perempuan yang menang nanti untuk DPRD Kota Bukittinggi.




"Tidak hanya untuk Bukittinggi, kita juga memberikan pesan ini kepada seluruh DPD-DPD untuk memenangkan anggota perempuan pada Pemilu 2024 nanti" Ucap Tasnidar.

Tasnidar bersama rombongannya dari BPKK DPW PKS Sumatera Barat melaksanakan kunjungannya ke BPKK DPD PKS Kota Bukittinggi dalam rangka konsolidasi anggota perempuan PKS dalam menyonsong Pemilu 2024.

Kunjungan ini disambut oleh Sekretaris DPD PKS Kota Bukittinggi M Syafaat. Syafaat meapresiasi atas kunjungan dari DPW Sumatera Barat ini untuk memacu semangat DPD PKS Kota Bukittinggi dalam menjalankan program-program pelayanan untuk masyarakrat.

"Hari ini kita melihat baik dari internal maupun eksternal partai keterlibatan perempuan cukup dominan dikancah politik. Hal inilah membuat kita perlu bekerja keras lagi untuk memberdayakan anggota perempuan kita melalui BPKK agarm bisa meraih hasil maksimal pada 2024 nanti" Ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua BPKK DPD PKS Kota Bukittinggi Linda Wardiyanti juga optimis pada Pemilu 2024 nanti keterlibatan anggota perempuan PKS akan lebih masif lagi. Hal ini mengingat konsolidasi yang sudah dilakukan oleh BPKK baik dikalangan internal maupun menyapa masyarakat luas juga sudah banyak.

"Kita hari ini memiliki titik RKI sebanyak 17 titik yang tersebar dimasing-masing kelurahan. Ini membuktikan bahwa anggota perempuan PKS memiliki cukup progresif dalam aktivitas politiknya di Kota Bukittinggi" Lanjut Linda.

Acara ini diakhiri dengan diskusi dan sharing terkait persiapan program pemenangan Pemilu 2024.

Sabtu, 29 Januari 2022

Penting Bagi Ketahanan Keluarga, BPKK DPP PKS Resmikan Forum Ayah

Penting Bagi Ketahanan Keluarga, BPKK DPP PKS Resmikan Forum Ayah


Jakarta.PKS
-- Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS menyelenggarakan acara Sosialisasi Forum Ayah Rumah Keluarga Indonesia (RKI), Sabtu (29/1/2022) secara daring. Acara ini dihadiri oleh Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, Ketua BPKK DPP PKS, Kurniasih Mufidayati, Wakil Ketua BPKK DPP PKS, Diah Nurwitasari, jajaran pengurus BPKK DPP, para ketua BPKK DPW dan deputi Ketahanan Keluarga se-Indonesia, serta para penanggung jawab Forum Ayah se-Indonesia.

Ketua BPKK DPP PKS, Kurniasih Mufidayati, menyatakan RKI sebagai program unggulan BPKK berinisiatif membentuk forum ayah sebagai sarana untuk para ayah membentuk komunitas dengan tujuan optimalisasi peran keayahan.

“Pembentukan forum ayah merupakan Langkah maju dari RKI dalam upaya menunjang terwujudnya ketahanan keluarga. RKI menginginkan keseimbangan penunaian peran dan tanggung jawab ayah dan ibu dalam keluarga. Fenomena hilangnya kehadiran peran ayah di keluarga (fatherless), menjadi masalah serius yang dihadapi keluarga-keluarga Indonesia saat ini. Hal tersebut berdampak pada karakter generasi masa kini. Untuk itu, RKI berinisiatif untuk membentuk forum ayah agar para ayah memiliki tempat untuk saling belajar, saling menginspirasi dan saling menguatkan untuk membentuk keluarga yang kokoh,” jelas Mufida.

Baca Juga : Gunakan Dana PEN 178 T, PKS: Pemerintah Korbankan Ekonomi Rakyat Demi Pindah Ibu Kota

Sementara itu, Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, menyampaikan bahwa PKS memiliki fokus pada pengokohan ketahanan keluarga. Ia menegaskan ketahanan keluarga tidak bisa hanya dilakukan oleh para ibu akan tetapi harus ditopang bersama para ayah. “Kehadiran ayah dalam pengasuhan sangat dibutuhkan untuk melahirkan generasi yang tangguh dan berkualitas. Peran ayah dibutuhkan dalam pengokohan ketahanan keluarga bukan hanya untuk keluarga itu sendiri, akan tetapi untuk menunjang terwujudnya ketahanan nasional. Keluarga-keluarga yang kokoh akan menjadi pilar bagi kokohnya ketahanan nasional,” papar Syaikhu.

Ketua Departemen Ketahanan Keluarga BPKK DPP PKS, Eko Yuliarti Siroj, dan pakar parenting, Bendri Jaisyurrahman, menjadi nara sumber dalam acara ini. Eko menjelaskan mengenai latar belakang dibentuknya forum ayah, konsepsi yang sudah disiapkan BPKK DPP dan alur kerja serta pengelolaan forum ayah RKI.

Baca Juga : Perkuat Ekonomi Keluarga, PKS Bukittinggi Giatkan Pelatihan Membuat Sabun

Ia menegaskan, kondisi keluarga Indonesia saat ini yang menghadapi berbagai tantangan membutuhkan aksi nyata dari berbagai elemen masyarakat untuk menghadapinya. RKI dengan jejaring yang dimilikinya di 34 provinsi diharapkan turut berkontribusi dalam perlindungan keluarga melalui forum ayah.

Ia menjelaskan, sebelumnya RKI telah meluncurkan berbagai kegiatan terkait pembinaan keluarga sejahtera, pos ekonomi keluarga, layanan konsultasi keluarga dan RKI Peduli. “Forum ayah RKI, merupakan kegiatan RKI untuk melengkapi pengokohan ketahanan keluarga Indonesia yang telah dijalankan RKI selama ini,” tuturnya.

Adapun Bendri Jaisyurrahman menyampaikan materi terkait dengan peran dan tanggung jawab ayah di dalam keluarga. Bendri mengingatkan bahwa selama ini, masyarakat hanya mengenal kalimat hikmah ibu adalah sekolah pertama. Padahal menurutnya, kalimat hikmah itu masih memiliki lanjutannya yaitu ayah sebagai kepala sekolahnya.

Baca Juga : PKS Satu-Satunya Partai Tolak RUU IKN

Dengan melibatkan ayah dan ibu secara bersamaan, semakin menyadarkan kita bahwa generasi yang tangguh tidak cukup diasuh oleh sentuhan ibu, akan tetapi membutuhkan kehadiran figur ayah. Sebagai kepala sekolah, ayah memiliki wibawa yang perlu dibentuk, visi dan misi yang diikuti, dan tanggung jawab besar untuk anak-anaknya.

“Munculnya anak-anak yang memiliki banyak masalah dalam kepribadiannya, banyak disebabkan oleh tidak adanya figur ayah sebagai panutan,”ujarnya. “Tidak munculnya figure ayah juga disebabkan banyaknya para ibu yang jiwanya kering. Sehingga menjadi kewajiban bagi para ayah untuk membahagiakan istri-istrinya agar menjadi satu tim yang kuat dalam Pendidikan anak,”pungkasnya.

Jumat, 21 Januari 2022

Dapat Oleh-Oleh Produk UMKM, Eva Marfendi Kembali Perkuat Religiusitas Anggota Perempuan PKS

Dapat Oleh-Oleh Produk UMKM, Eva Marfendi Kembali Perkuat Religiusitas Anggota Perempuan PKS


BUKITTINGGI.PKS
- Dewan Pengurus Cabang Partai Keadilan Sejahtera (DPC PKS) Guguak Panjang menggelar kegiatan Ta'lim khusus untuk anggota perempuan PKS di DPC Guguak Panjang. Acara ini digelar di Pondok Siti Rawiyah, Tarok Dipo pada Jumat (21/1).

Istri Wakil Walikota Bukittinggi Nurna Eva Marfendi kembali ditunjuk sebagai narasumber setelah menjadi narasumber diacara serupa yang diadakan oleh DPC Aur Birugo Tigo BAleh pada pekan lalu. 

Baca Juga : Dihadiri Istri Wakil Walikota, Ratusan Emak-Emak Ikuti Senam Sehat Bersama PKS

Dalam ceramahnya, Eva mengajak seluruh anggota perempuan PKS untuk semakin mendekatkan diri dengan Allah. Beliau berujar negeri ini akan mendapatkan keberkahan apabila insan yang ada didalamnya dekat dengan Allah.

"Mari ibuk-ibuk semua, kita mendekat kepada Allah, perbaiki shalat, dan maknai setiap doa yang kita panjatkan agar kita bisa mewujudkan negeri yang baldatun thayibatun warabbun ghafuur" Ujar Eva dalam kutipan ceramahnya.

Diakhir sesi, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bukittinggi tersebut mendapatkan hadiah dari peserta berupa produk UMKM karya dari anggota perempuan PKS di DPC Guguak Panjang. Produk tersebut berupa snack yang diproduksi langsung oleh Ibu-Ibu yang tergabung dalam Rumah Keluarga Indonesia (RKI).


Baca Juga : Perkuat Literasi, PKS Jalin Kemitraan Dengan Perpustakaan Proklamator Bung Hatta

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPC PKS Guguak Panjang Syarif Isran dan Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kota Bukittinggi beserta pengurus DPC Guguak Panjang lainnya.

Perkuat Ekonomi Keluarga, PKS Bukittinggi Giatkan Pelatihan Membuat Sabun

Perkuat Ekonomi Keluarga, PKS Bukittinggi Giatkan Pelatihan Membuat Sabun


BUKITTINGGI.PKS - Setelah sukses menyelenggarakan kegiatan diberbagai titik, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kota Bukittinggi kembali menggiatkan pelatihan membuat sabun. Kali ini diinisiasi oleh Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Solutif Manggis Ganting. Acara tersebut dihelat di pelantaran Masjid Al Mawaris, Kelurahan Manggis Ganting pada Kamis (20/1).

Sebanyak 35 orang peserta dari kalangan Ibu-Ibu mengikuti acara ini yang merupakan warga sekitar Kelurahan Manggis Ganting. Peserta pelatihan ini juga tergabung dalam kelompok pembinaan yang dibina oleh RKI Solutif Manggis Ganting.

Ketua BPKK DPD PKS Kota Bukittinggi Linda Wardiyanti dalam sambutannya menerangkan bahwa kegiatan ini adalah wujud kepedulian PKS terhadap ketahanan keluarga. Selain menambah skill, pelatihan ini bisa dijadikan sebagai bagian dalam memperkuat finansial.

Baca Juga : Dihadiri Istri Wakil Walikota, Ratusan Emak-Emak Ikuti Senam Sehat Bersama PKS

"Selain memiliki skill dalam membuat sabun sendiri yang bisa digunakan dalam aktivitas rumah tangga, Ibu-Ibu juga bisa produk ini sebagai nilai jual yang sangat bermanfaatdalam peningkatan ekonomi keluarga" Ujar Linda.

Linda juga menerangkan kedepan PKS melalui BPKK akan mengupayakan membuat gerakan atau program yang bisa mensupport produk yang dibuat oleh peserta bisa dipasarkan dengan baik.

"Kita juga berkeinginan setelah pelatihan membuat sabun ini, merancang program yang bisa membuat produk yang Ibu-ibu bikin bernilai ekonomis. Mulai dari packaging hingga pemasarannya" Terangnya.

Pelatihan ini langsung dibimbing oleh istri Wakil Walikota Bukittinggi Nurna Eva Marfendi. Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bukittinggi tersebut membimbing dengan serius Ibu-ibu Manggis Ganting ini bisa mengolah berbagai bahan kimia agar bisa menjadi sabun yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan rumah tangga.

Dalam arahannya, politisi PKS tersebut juga menghimbau peserta pelatihan memiliki semangat yang kuat dalam menguatkan skill dalam rangka menguatkan ketahanan keluarga. Beliau juga mengajak para peserta dapat kreatif memanfaatkan potensi yang ada walaupun berporfesi sebagai Ibu rumah tangga.

Baca Juga : Perkuat Daya Saing UMKM, PKS Bukittinggi Adakan Pelatihan Digital Marketing

"Melalui kegiatan ini bisa jadi salah satu alternatif bagi Ibu-Ibu bisa meningkatkan skill dengan mengolah sendiri kebutuhan rumah tangga sekaligus juga dapat menjadi penunjang penguatan finansial" Lanjutnya.


Sabtu, 15 Januari 2022

Jadi Narasumber Taklim, Eva Marfendi Ajak Anggota Perempuan PKS Dekat dengan Allah

Jadi Narasumber Taklim, Eva Marfendi Ajak Anggota Perempuan PKS Dekat dengan Allah

 


BUKITTINGGI.PKS - Anggota perempuan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bukittinggi yang tergabung dalam organisasi Rumah Keluarga Indonesia (RKI) menyelenggarakan kegiatan taklim untuk anggota perempuan PKS. Taklim ini diinisiasi oleh RKI Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB) dan diikuti oleh puluhan anggota RKI Kecamatan ABTB (15/1).

Bertemakan Kokohkan Iman, Kuatkan Silaturahim bersama PKS, kegiatan yang diadakan secara rutin ini dihadiri oleh narasumber yang merupakan istri orang nomor dua di Kota Bukittinggi yaitu Nurna Eva Marfendi. Ketua GOW Bukittinggi tersebut menyampaikan materi seputar keislaman kepada peserta yang hadir.

Baca Juga : Ratusan Warga Ikuti Vaksinasi Bersama PKS Bukittinggi

Dalam ceramahnya, Eva mengajak seluruh anggota perempuan PKS untuk semakin mendekatkan diri dengan Allah. Beliau berujar negeri ini akan mendapatkan keberkahan apabila insan yang ada didalamnya dekat dengan Allah.

"Mari ibuk-ibuk semua, kita mendekat kepada Allah, perbaiki shalat, dan maknai setiap doa yang kita panjatkan agar kita bisa mewujudkan negeri yang baldatun thayibatun warabbun ghafuur" Ujar Eva dalam kutipan ceramahnya.


Baca Juga : Peringati Hari Ayah, PKS ABTB Salurkan Bingkisan untuk Ayah Tangguh

Politisi PKS tersebut juga tidak lupa mengingat peran anggota perempuan PKS sebagai ibu rumah tangga yang memiliki posisi yang mulia dimata Allah. Jadi jangan minder dengan profesi Ibu Rumah Tangga karena kedudukannya lebih mulia daripada bidadari syurga apabila dijalani dengan keikhlasan.

Acara taklim ini dibuka oleh Sekretaris DPD PKS Kota Bukittinggi Muhammad Syafaat Putrasyah dan juga dihadiri oleh Ketua BPKK Kota Bukittinggi Linda Wardiyanti beserta jajaran kepengurusan RKI Kecamatan ABTB.

Selasa, 28 Desember 2021

Dihadiri Istri Wakil Walikota, Ratusan Emak-Emak Ikuti Senam Sehat Bersama PKS

Dihadiri Istri Wakil Walikota, Ratusan Emak-Emak Ikuti Senam Sehat Bersama PKS


BUKITTINGGI.PKS
- Setelah menggelar peringatan Hari Ayah beberapa pekan lalu, kali ini Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Bukittinggi memperingati Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember lalu. Kegiatan yang diangkatkan yaitu Senam Sehat dan Layanan Konsultasi Kesehatan pada 28 Desember 2021.

Acara yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Bermawi trersebut dihadiri oleh ratusan anggota perempuan PKS Kota Bukittinggi yang tergabung dalam Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Kota Bukittinggi. 

Baca Juga : Peringati Hari Ayah, PKS ABTB Salurkan Bingkisan untuk Ayah Tangguh

Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kota Bukittinggi Linda Wardiyanti dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan dari cara kita berterima kasih kepada ibu-ibu tangguh. 

"Karena ibu ibu harus menjadi ibu yang sehat dan kuat, agar melahirkan anak anak yang sehat dan kuat pula" tuturnya.

Senam yang bertajuk Senam Nusantara ini juga dihadiri oleh istri Wakil Walikota Bukittinggi Nurna Eva Karnila. Beliau juga turut serta dan turut memberikan apresiasi atas kegiatan yang diangkatkan oleh BPKK DPD PKS Kota Bukittinggi ini. 

"Melalui hari ibu ini menjadi momentum bagi kita untuk membangun terus pintu surga di rumah kita, dan manfaat kan lah dengan baik pintu surga itu, karena surga dibawah telapak kaki ibu" Lanjutnya.

Eva juga menambahkan bahwa Ibu-ibu harus menjadi pribadi  yang berkualitas karena Ibu-ibu yang berkualitas akan menghasilkan keluarga yang berkualitas pula.

"Semoga acara ini mengantarkan Ibu-ibu menjadi lebih berkualitas dan menjadi masyarakat yang tangguh, sehingga akan meningkatkan kualitas keluarga"Ujar politisi PKS tersebut.

Acara senam sehatr ini juga dihadiri oleh Ketua DPD PKS Kota Bukittinggi Ibnu Asis. Dalam sambutannya beliau menghimbau para peserta untuk meningkatkan kesehatatan fisik sebagai salah pilar dalam membangun keluarga yang sejahtera.

Baca Juga : PKS MKS Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

"Semoga Ibu-ibu disini selalu sehat fisiknya maupun rohaninya" Ucap Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bukittinggi tersebut.

Selain acara senam sehat an layanan konsultasi kesehatan, acara ini juga diisi dengan pemberian bingkisan untuk beberapa ibu-ibu tangguh PKS Kota Bukittinggi.



Selasa, 30 November 2021

Peringati Hari Ayah, PKS ABTB Salurkan Bingkisan untuk Ayah Tangguh

Peringati Hari Ayah, PKS ABTB Salurkan Bingkisan untuk Ayah Tangguh

 

BUKITTINGGI.PKS - Peran ayah dalam kehidupan rumah tangga sangat besar, ayah memikul amanah yang berat dalam membawa keluarganya menjadi keluarga yang dirindukan syurga. Dalam rangka mengapresiasi peran ayah dalam keluarga, Dewan Pengurus Cabang Partai Keadilan Sejahtera (DPC PKS) Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh menyerahkan bingkisan bagi para ayah tangguh pada Ahad, 28 November.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari acara yang diselenggarakan oleh Rumah Keluarga Indonesia (RKI) dalam memperingati Hari Ayah yang jatuh pada 12 November. Pembagian bingkisan sembako ini diadakan di beberapa titik RKI di Kota Bukittinggi.

Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga Linda Wardiyanti dalam hantarannya mengatakan  bahwa kegiatan ini merupakan dari cara kita berterima kasih kepada ayah tangguh. Ayah yang tangguh menurut beliau adalah kunci bagi seorang pemimpin keluarga membawa keluarganya pada kesuksesan di dunia maupun di akhirat.

"Terima kasih kepada ayah ayah tangguh yang sudah melakukan menjadi ayah yang baik, yang berkorban buat kami semua, dan tidak meninggalkan sholat. Karena sesuai dengan kriteria yang kami cari untuk menjadi ayah yang tangguh" Ujarnya.

Baca Juga : Curhat Pedagang Pasar Bawah : Baru PKS Partai yang Peduli

Pembagian bingkisan ini juga dihadiri oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bukittinggi Nurna Eva Marfendi. Istri orang nomor dua di Kota Bukittinggi tersebut juga turut memberikan pesan kepada para ayah yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan yang diselenggarakan oleh BPKK DPC ABTB ini merupakan salah satu cara dalam menstimulus agar ayah bisa menjalankan perannya.

Baca Juga : Ratusan Warga Ikuti Vaksinasi Bersama PKS Bukittinggi

"Kita apresiasi para ayah tangguh yang hadir ini. Ayah memiliki kontribusi besar dalam mendidik anak. Kalau si Ibu mengajarkan kelembutan, maka ayah memberikan ketegaran dan ketangguhan" Lanjutnya.

Selanjutnya politisi PKS tersebut juga berharap BPKK PKS bergerak cepat dalam menjalankan program ketahanan keluarga. Menurutnya isu tentang pengarustamaan gender menjadi harus perhatian serius untuk dicermati agar tidak salah dalam berbagi peran dalam keluarga.

"Di Minang kita ngak mengenal istilah keseteraan gender, yang ada kita mengutamakan keluarga menjadi keluarga yang saling memiliki" tegas Eva.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 25 orang ini, juga dihadiri ketua BPKK kecamatan ABTB Rina Suciati. Dan tidak ketinggalan ketua DPC ABTB Hendra. Kegiatan ini diselenggarakan di rumah Nurmaneli sekaligus ketua RKI Produktif 2 di Birugo Puhun.



Senin, 08 November 2021

Adakan Upgrading, BPKK PKS Siap Optimalkan Pelayanan pada Keluarga

Adakan Upgrading, BPKK PKS Siap Optimalkan Pelayanan pada Keluarga


BUKITTINGGI.PKS - Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Dewan Pengurus Daerah Partai keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Bukittinggi menyelenggarakan kegiatan Upgrading untuk pengurus BPKK dan rapat kerja pengurus Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Kota Bukittinggi pada Ahad (07/11). 

Acara yang dilaksanakan di Hotel Nikita Garegeh Bukittinggi tersebut dihadiri oleh puluhan pengurus BPKK dan program RKI. Ketua DPD PKS Kota Bukittinggi Ibnu Asis turut hadir dalam kegiatan ini sekaligus membuka acara secara resmi.

Dalam sambutannya Ibnu Asis mengatakan apresiasinya terhadap keberadaan RKI selama ini dimana mendorong Ibu-Ibu untuk ikut andil dalam agenda-agenda yang diangkatkan oleh DPD. Ia juga mengakui bahwa kehadiran RKI sangat dibutuhkan oleh keluarga-keluarga di Indonesia.

"RKI mewakili keluarga-keluarga Indonesia, untuk itu peran RKI sangat dibutuhkan untuk mencapai ketahanan keluarga terkhususnya di Kota Bukittinggi" ucapnya.

Selain itu, Ibnu Asis juga menganjurkan kepada seluruh pengurus BPKK dan RKI untuk melakukan vaksinasi pada 14 November 2021 yang akan diadakan di Kantor DPD PKS kota Bukittinggi.

Baca Juga : Puluhan Millenial Hadiri Pelatihan Pra Nikah oleh RKI Bukittinggi

Ketua BPKK DPD PKS Kota Bukittinggi Linda Wardiyanti mengungkapkan bahwa anggota perempuan PKS Kota Bukittinggi harus memiliki tekad yang kuat dalam berkontribusi maksimal untuk partai.

"Dengan diadakannya kegiatan ini, saya mengajak pengurus BPKK dan RKI untuk totalitas dengan tekad yang kuat dalam melaksanakan kerja-kerja dakwah kedepannya".

Baca Juga : Perkuat Soliditas, PKS Bukittinggi Gelar Upgrading

Linda juga menegaskan bahwa melalui kegiatan Upgrading dan Raker ini kerja BPKK dan RKI semakin jelas kedepannya sehingga dapat melayani rakyat dengan optimal.

Acara ini juga diselingi dengan games-games seru yang membuat peserta semakin antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Minggu, 10 Oktober 2021

Puluhan Millenial Hadiri Pelatihan Pra Nikah oleh RKI Bukittinggi

Puluhan Millenial Hadiri Pelatihan Pra Nikah oleh RKI Bukittinggi

 

Puluhan Millenial Hadiri Pelatihan Pra Nikah oleh RKI Bukittinggi
Bukittingg.PKS - Kesuksesan membangun rumah tangga diawali saat memilih pasangan yang menjadi suami atau istri. Hal itulah yang melatarbelakang Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) PKS Kota Bukttinggi melalui program Rumah Keluarga Indonesia (RKI) yang dilaksanakan pada Ahad (10/10).

Bertempat di Ruang Sidang DPRD Kota Bukittinggi, kegiatan ini dihadiri oleh 40 orang peserta yang berasal dari generasi millenial. Peserta ini merupakan anak muda yang belum menikah dan pasangan suami istri yang usia pernikahannya masih muda.

Ketua BPKK Linda Wardiyanti dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini sebagai upaya kita menyiapkan proses rumah tangga yang baik. Menurutnya peradaban yang baik sangat dimulai dari baiknya kehidupan keluarga.

Baca Juga : Serius Menyoroti Ketahanan Keluarga, PKS Tuai Pujian

"Karena peradaban dimulai dari sebuah keluarga bagaimana kita bisa membangun keluarga yang Sholeh, bila ayah ibu tidak Sholeh, maka disini adalah wadah untuk menciptakan keluarga yang harmonis dan sakinah mawadah warohmah". Ujar Linda.

Pelatihan ini diisi oleh narasumber yang berpengalaman diantaranya Ustadz Ahmad Budiman yang memberikan materi tentang "Siapkah kita menikah?", kemudian Linda Wardiyanti dengan materi "Manajemen Konflik", Kemudian Psikolog Yosi Molina membawakan materi "Membangun Cinta", dan materi terakhir dari Ahmad Rajab Afandi alias Bapang "Uangku, uangmu, uang kita".

Salah seorang peserta Hadi menyampaikan acara ini sangat bermanfaat baginya karena menurutnya pernikahan merupakan sebuah ibadah, oleh karena itu perlu dipersiapkan dengan matang ilmunya.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada RKI atas diangkatkannya kegiatan ini, semoga ada kegiatan selanjutnya dengan materi yang lebih baik lagi" Ujar pria yang masih menjadi mahasiswa ini.

Selain Hadi, peserta lainnya Rika juga mengungkapkan kebahagiaannya mengikuti kegiatan ini. Materi yang disampaikan menurut Rika sangat luar biasa dan bermanfaat dalam menyiapkan diri membangun rumah tangga.

Baca Juga : Kepemudaan PKS Bukittinggi Optimis Hantarkan Partai Menang di Kalangan Millenial

"Semoga ada kegiatan selanjutnya dan RKI juga membantu anak muda menemukan jodohnya melalui adanya biro jodoh" Ujar Rika.

Jumat, 08 Oktober 2021

20 Persen Orang Indonesia Berpotensi Alami Gangguan Mental, RKI PKS Siagakan Layanan Konseling

20 Persen Orang Indonesia Berpotensi Alami Gangguan Mental, RKI PKS Siagakan Layanan Konseling

Kurniasih Mufidayati (Ketua DPP Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga)

Jakarta.PKS -- Kementerian Kesehatan merilis, satu dari lima penduduk Indonesia atau 20 persen dari populasi berpotensi memiliki masalah gangguan jiwa.

Tingkat gangguan jiwa pada saat pandemi juga meningkat. Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) melakukan survei kesehatan jiwa terkait COVID-19. Mereka  memeriksa tiga masalah psikologis yaitu cemas, depresi, dan trauma psikologis. Hasilnya, sebanyak 68% responden mengaku cemas, 67% depresi, dan 77% mengalami trauma psikologis.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, menunjukkan lebih dari 19 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami gangguan mental emosional, dan lebih dari 12 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami depresi.

Selain itu, Badan Litbangkes tahun 2016, diperoleh data bunuh diri pertahun sebanyak 1.800 orang atau setiap hari ada 5 orang melakukan bunuh diri, serta 47,7 persen korban bunuh diri adalah pada usia 10-39 tahun yang merupakan usia anak remaja dan usia produktif.

Ketua DPP PKS Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Kurniasih Mufidayati menyebut isu kesehatan mental harus menjadi kesadaran utama yang tak kalah penting dengan kesehatan fisik.

Ia menyebut, BPKK PKS melalui Rumah Keluarga Indonesia (RKI) sudah memulai program konseling keluarga sejak 2006 untuk membantu masyarakat yang memiliki problem pada kesehatan jiwa/mental.

"Konsultasi atau konseling di RKI secara kegiatan resmi sebagai layanan konsultasi berjalan sejak 2016. Bentuknya layanan konsultasi, masyarakat yang memiliki masalah keluarga mendatangi RKI dan menyepakati waktu untuk berkonsultasi/konseling. Ada juga konsultan yang melakukan jemput bola. Membuka jadwal layanan konsultasi dan siapa saja yang ingin berkonsultasi bisa langsung di jadwal tersebut," ujar Mufida dalam keterangannya, Jumat (8/10/2021).

Baca Juga : Serius Menyoroti Ketahanan Keluarga, PKS Tuai Pujian

Anggota Komisi IX DPR RI ini menambahkan, persoalan yang paling banyak disampaikan pada sesi konseling di RKI umumnya masalah komunikasi suami istri, harmonisasi suami istri dan masalah anak.

"Keluarga harus menjadi support sistem pertama dan utama dalam setiap persoalan yang berpotensi menganggu kesehatan mental anggota keluarga. PKS concern untuk menjadikan keluarga sebagai sistem ketahanan terhadap persoalan yang mengancam termasuk kesehatan mental," ujar dia.

Menurut Mufida, anggota keluarga bisa menjadi penolong pertama saat anggota keluarga yang lainnya menghadapi permasalahan. Tentu, setiap anggota keluarga bisa mendapat pelatihan untuk memahami persoalan psikologis manusia secara umum. 

"Apalagi jumlah psikolog dan psikiater kita sangat terbatas sekali, masih jomplang dari kebutuhan ideal. Jumlah psikiater kita hanya 1.053 sehingga untuk kebutuhan nasional 1 psikiater menangani 250 ribu orang. Keluarga dan komunitas bisa menjadi penolong pertama," ungkap dia.

Sebab itu, layanan RKI PKS yang sudah dibuka di kantor-kantor layanan PKS seluruh Indonesia siap untuk selalu mendampingi masyarakat yang membutuhkan tempat konseling.

Baca Juga : Perkuat Ketahanan Keluarga, PKS Bukittinggi Jalin Kemitraan dengan KUA

"Tenaga konselor dari RKI telah mendapatkan pelatihan untuk terampil mendampingi masyarakat yang membutuhkan bantuan konsultasi terutama persoalan yang ada di keluarga. Alhamdulillah sejak 2016, kita telah dan akan terus jalankan layanan ini. RKI juga bersinergi dengan layanan lain. Seperti kegiatan sosial, pelatihan, pengembangan ekonomi keluarga dan kegiatan lain" tutur dia.

Kamis, 07 Oktober 2021

Serius Menyoroti Ketahanan Keluarga, PKS Tuai Pujian

Serius Menyoroti Ketahanan Keluarga, PKS Tuai Pujian

 

BUKITTINGGI.PKS - Langkah Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bukittinggi dalam mengentaskan problematika keluarga mendapatkan pujian. Kali ini pujian datang dari Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Aur Birugo Tigo Baleh.

Kepala KUA Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB) Ifdhal mengungkapkan kekagumannya atas sikap PKS. Ia mengungkapkan kegiatan ini merupakan hal baru dilakukan oleh partai politik. 

"Jujur saja, sampai saat ini baru PKS yang bersilaturahmi dengan KUA" Ungkap Ifdhal dalam kunjungan BPKK PKS Kota Bukittinggi ke kantornya.

Ifdhal juga berharap PKS bisa terdepan dalam mengeluarkan program-program yang bermanfaat untuk mengentaskan permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam keluarga.

BPKK PKS Kota Bukittinggi melakukan silaturahmi ke Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Bukittinggi pada Rabu-Kamis (6-7/10) di Kantor masing-masing. Acara dimulai pada hari Rabu (6/10) mengunjungi KUA Aur Birugo Tigo Baleh terletak di Kelurahan Birugo dan KUA Mandiangin Koto Selayan yang terletak di Kelurahan Kubu Gulai Bancah. Dilanjutkan pada Kamis (7/10) mengunjungi KUA Guguak Panjang di Kelurahan Aur Tajungkang Tangah Sawah.

Rombongan BPKK PKS Kota Bukittinggi yang dipimpin oleh Ketua BPKK Linda Wardiyanti. Didampingi oleh pengurus BPKK lainnya.

Kepala KUA Guguak Panjang Amar Albar Antoni juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan PKS ke kantornya. Amar mengungkapkan harapannya PKS bisa bekerjasama dengan KUA untuk menuntaskan permasalah keluarga terutama masalah perceraian. Ia menampik, keberadaan KUA tidaklah cukup untuk mengatasi permasalahan yang sangat substansi tersebut.

"Saya sangat mendukung sekali dengan program BPKK PKS ini. Karena tingginya tingkat perceraian, kami berharap kedepannya BPKK PKS bisa mengangkat Rumah Konsultasi Keluarga untuk mengatasi permasalahan keluarga tidak sampai ke meja pengadilan" Lanjutnya.

Ketua BPKK PKS Kota Bukittinggi Linda Wardiyanti mengungkapkan kunjungannya ke tiga KUA yang ada di Kota Bukittinggi ini tidak hanya sekedar bertegur sapa saja. Ia menginginkan adanya kerjasama yang baik antara PKS dan KUA dalam mengentaskan permasalahan keluarga.

"Kami memandang problematika keluarga harus diatasi dari hulu hingga kehilirnya. Mulai dari pencarian pasangan, proses menikah, hingga pasca pernikahan. Untuk itu kerjasama ini sangat penting agar kita semakin serius mengatasinya" Lanjut Linda.


Linda juga mengatakan komunikasi antara PKS dan KUA ini akan terus berlanjut karena PKS sangat serius dalam menyoroti isu keluarga ini sehingga butuh bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang selama ini mengurusi keluarga dan pernikahan.
Perkuat Ketahanan Keluarga,  PKS Bukittinggi Jalin Kemitraan dengan KUA

Perkuat Ketahanan Keluarga, PKS Bukittinggi Jalin Kemitraan dengan KUA

 

Jalin Kemitraan Ketahanan Keluarga PKS Bukittinggi dengan KUA

BUKITTINGGI.PKS - Untuk mengoptimalkan program partai dalam meningkatkan ketahanan keluarga, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bukittinggi melalui Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) melakukan silaturahmi ke Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Bukittinggi pada Rabu-Kamis (6-7/10) di Kantor masing-masing.

Acara dimulai pada hari Rabu (6/10) mengunjungi KUA Aur Birugo Tigo Baleh dan KUA Mandiangin Koto Selayan. Rombongan BPKK PKS Kota Bukittinggi yang dipimpin oleh Ketua BPKK Linda Wardiyanti menyambangi KUA Aur Birugo Tigo Baleh yang terletak di Kelurahan Birugo dan KUA Mandiangin Koto Selayan yang terletak di Kelurahan Kubu Gulai Bancah.

Silaturahim kali ini mendapatkan pujian dari Kepala KUA ABTB Ifdhal. Ia mengungkapkan kegiatan ini merupakan hal baru dilakukan oleh partai politik.

"Jujur saja, sampai saat ini baru PKS yang bersilaturahmi dengan KUA" Ungkapnya.

Ifdhal juga berharap PKS bisa terdepan dalam mengeluarkan program-program yang bermanfaat untuk mengentaskan permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam keluarga.

Selain KUA ABTB dan KUA Mandiangin Koto Selayan, Pada Kamis (7/10) rombongan BPKK PKS Kota Bukittinggi melanjutkan kunjungan ke KUA Guguk Panjang. Silaturahim dari PKS langsung disambut oleh Kepala KUA Guguak Panjang Amar Albar Antoni.

Amar mengungkapkan PKS bisa bekerjasama dengan KUA untuk menuntaskan permasalah keluarga terutama masalah perceraian. Ia menampik, keberadaan KUA tidaklah cukup untuk mengatasi permasalahan yang sangat substansi tersebut.

"Saya sangat mendukung sekali dengan program BPKK PKS ini. Karena tingginya tingkat perceraian, kami berharap kedepannya BPKK PKS bisa mengangkat Rumah Konsultasi Keluarga untuk mengatasi permasalahan keluarga tidak sampai ke meja pengadilan" Lanjutnya.

Ketua BPKK PKS Kota Bukittinggi Linda Wardiyanti mengungkapkan kunjungannya ke tiga KUA yang ada di Kota Bukittinggi ini tidak hanya sekedar bertegur sapa saja. Ia menginginkan adanya kerjasama yang baik antara PKS dan KUA dalam mengentaskan permasalahan keluarga.

"Kami memandang problematika keluarga harus diatasi dari hulu hingga kehilirnya. Mulai dari pencarian pasangan, proses menikah, hingga pasca pernikahan. Untuk itu kerjasama ini sangat penting agar kita semakin serius mengatasinya" Lanjut Linda.


Linda juga mengatakan komunikasi antara PKS dan KUA ini akan terus berlanjut karena PKS sangat serius dalam menyoroti isu keluarga ini sehingga butuh bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang selama ini mengurusi keluarga dan pernikahan.

Rabu, 29 September 2021

 Wujudkan Ketahanan Keluarga, RKI Bukittinggi Gelar Pelatihan Pembuatan Sabun Cair

Wujudkan Ketahanan Keluarga, RKI Bukittinggi Gelar Pelatihan Pembuatan Sabun Cair

 

Bukittinggi.PKS. Kreatifitas emak-emak Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bukittinggi dalam meningkatkan skill terus menggeliat. Kali ini melalui program Rumah Keluarga Indonesia (RKI) anggota perempuan PKS Kota Bukittinggi mengikuti pelatihan sabun cair disalah satu rumah anggota RKI di Keluarahan Ladang Cakiah, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, Kota Bukittinggi pada Selasa (29/9).

Sebanyak 36 orang Ibu-ibu menjadi peserta dalam pelatihan ini. Antusiasme peserta makin meningkat seiring dengan kehadiran Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bukittinggi Nurna Eva Marfendi yang turut memberikan sambutan pada acara tersebut.


Nurna Eva yang juga merupakan anggota PKS tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat diperlukan bagi Ibu-ibu dalam menopang kemandirian ekonomi keluarga.

"Program RKI ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat sekitar dalam kondisi serba sulit ini sehingga tercipta nya ketahanan keluarga dan pemenuhan kebutuhan ekonomi masyarakat". Kata Nurna Eva yang juga merupakan Ketua Bidang Kesejaheraan Sosial di DPD PKS Kota Bukittinggi.


Tidak hanya memberikan sambutan, istri Wakil Walikota Bukittinggi tersebut juga turut mendampingi Ibu-ibu dalam proses pembuatan sabun cair. Akibatnya, peserta semakin antusias karena dimentori langsung oleh istri orang nomor dua di Bukittinggi tersebut.

Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kota Bukittinggi Linda Wardiyanti mengucapkan terima kasih kepada Ibu Eva (sapaan Nurna Eva Karmila) yang telah memberikan support pada kegiatan RKI kali ini.

“Iya Ibu Eva tidak hanya datang sebagai undangan kali ini, akan tetapi beliau jugalah yang memfasilitasi program ini sampai membimbing kita dalam membuat sabun cair”Ungkap Linda dalam sambutannya.

Linda juga mengungkapkan selain program ini masih banyak program-program RKI yang bisa dimanfaatkan oleh anggota PKS dalam penguatan kapasitas perempuan dan ketahanan keluarga.

“InsyaAllah kita akan terus laksanakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk anggota dan masyarakat di seluruh titik-titik RKI yang ada di Kota Bukittinggi” Lanjut pengurus DPD PKS Kota Bukittinggi tersebut.

PKS Sumbar

Kolom

[Kolom][recentbylabel3]
Pemberitahuan
Jangan lupa untuk like dan subscribe PKS Sumbar.
Done