PKS BUKITTINGGI: Artikel
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Februari 2022

 Mendesak, Mitigasi Bahaya Kebakaran di Kota Bukittinggi

Mendesak, Mitigasi Bahaya Kebakaran di Kota Bukittinggi


Oleh : Ibnu Asis

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa sejak 2021 Kota Bukittinggi sering dilanda musibah kebakaran. Tentunya yang paling membuat kita terkejut adalah empat kali kebakaran berutun yang melanda kawasan Pasar Bawah (Pasar Aur Tajungkang) dalam waktu yang hampir  berdekatan. Yang jelas mengakibatkan kerugian materil dan  moril yang cukup besar dan signifikan  bagi ratusan pelaku ekonomi mikro dan kecil yang sehari-hari beraktivitas di wilayah pasar tersebut.

Sampai hari ini, masyarakat masih menunggu pengumuman resmi hasil investigasi yang dilakukan oleh aparat berwenang. Apakah yang menjadi penyebab kebakaran tersebut adalah adanya human error, atau karena arus pendek dari instalasi listrik yang sudah menua dan aus atau mungkin ada faktor pemicu lainnya yang masih memerlukan pembuktian yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Mencermati situasi dan kondisi yang serba darurat di atas, kami merasa terpanggil untuk mengajukan solusi dari akar permasalahan yang selama ini seperti membelenggu Pemerintah Daerah dalam hal pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran ini.

Berikut kami coba paparkan beberapa buah pemikiran terkait mendesaknya mitigasi kebakaran di Kota Perdagangan ini.

Pertama. Pemerintah Daerah melalui SKPD teknis perlu melakukan sosialisasi ulang dan massif kepada seluruh elemen masyarakat terkait keberadaan Peraturan Daerah nomor  2 tahun  2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Peraturan Daerah nomor  2 tahun 2018 tentang Pencabutan Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2014 tentang Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran. Dimana kedua Perda tersebut merupakan landasan konstitusional sekaligus landasan operasional terhadap upaya mitigasi bahaya kebakaran di wilayah Kota Wisata ini.

Kedua. Pada kawasan permukiman padat, pusat keramaian dan sentra perdagangan, sudah sepatutnya disiapkan Standar Operasi dan Prosedur (SOP) dan ditempatkan perlengkapan memadai untuk mitigasi bencana kebakaran seperti ; menyiapkan jalur evakuasi orang dan barang, titik kumpul orang dan barang, racun api untuk setiap bangunan beresiko tinggi, pompa hidran air aktif, kendaraan pemadam kebakaran taktis dan lain-lain. 

Ketiga. Sebagai bagian dari mitigasi bencana kebakaran, Pemerintah Daerah melalui SKPD teknis bersama-sama institusi BUMN penyedia listrik dan sambungan telekomunikasi, secara berkala dan bertahap perlu melakukan pemeriksaan intensif terhadap keberadaan instalasi atau jaringan listrik dan sambungan telekomunikasi yang ada untuk memastikan kelayakan dan kelaikan fungsinya.

Keempat. Untuk mengantispasi beragam kemungkinan bencana non alam yang akan terjadi, termasuk bencana kebakaran, sudah semestinya SKPD teknis bekerjasama dengan paguyuban atau persatuan pedagang atau warga masyarakat setempat, menempatkan tenaga pengamanan terlatih yang bertugas secara bergiliran selama 24 jam sehari-semalam.

Kelima. Mengoptimalisasi sosialisasi dan edukasi mitigasi kebencanaan melalui pelaksanaan tugas dan fungsi Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Ketahanan Bencana Lingkungan Kelurahan (KBLK) pada institusi pendidikan pra sekolah, dasar dan menengah serta pada sentra perdagangan, perkantoran, kawasan permukiman dan perumahan padat penduduk.

Kami yakin sekiranya upaya mitigasi bencana kebakaran ini direncanakan, disiapkan dan dikelola dengan penuh kesungguhan dan rasa bertanggung-jawab oleh seluruh elemen pemerintahan bersama-sama warga terkait, maka Insya Allah, kita akan terhindar dari musibah kebakaran yang datangnya tiba-tiba dan  bertubi-tubi. Dengan demikian, sekaligus juga akan menghadirkan rasa aman dan nyaman serta, secara lebih spesifik, menghindarkan para pelaku ekonomi mikro dan kecil itu dari kehilangan harta-benda bahkan jiwa-raganya masing-masing. Semoga.

Rabu, 26 Januari 2022

Wakil Walikota Bukittinggi, Politisi Panutan PKS

Wakil Walikota Bukittinggi, Politisi Panutan PKS


Oleh: Bagindo Yohanes Wempi

KEDATANGAN Penulis di Balai Kota Bukittinggi mengagetkan Buya Marfendi. Tanpa menelpon, tanpa kordinasi dengan ajudan, tanpa memberi kabar terlebih dahulu pada Bapak Wakil Walikota, tahu-tahu sudah nongol di depan pintu ruangan, hari jumaat siang.

Sambil tersenyum khas, lalu Buya berkata “aa kok datang mendadak sajo sambil melihat jam tangan, Kini ana sedang menunggu tamu, jika tamu datang nanti keluar ya”.

Sambil tertawan kecil Penulis menjawab “Aman Buya, Kito kalua beko, kalau dak mau usir gai. Tapi karena ruangan kosong bia awak mahota dahulu”. “Silahkan kata Buya sambil tertawa kecil”.

Baca Juga : Marfendi Minta Anggota PKS Perhatikan Kesejahteraan Masyarakat

Penulis ketemu Buya Marfendi terakhir di saat masa kampanye Pilkada Kota Bukittinggi, setelah itu tidak ketemu lagi. Baru hari ini bisa bertemu tampa terlebih dahulu berkordinasi. Namun karena Penulis sudah lama kenal Buya Marfendi, doa diperbanyak dalam perjalanan, insyallah bisa ketemu guru. Ternyata Allah. SWT mempertemukan di ruangan kerjanya.

Pertama kenal Buya Marfendi semenjak 2002 di mana waktu itu beliau anggota Dewan Propinsi Sumbar. Pada waktu itu Penulis mengundang Buya Marfendi untuk mengisi materi berjudul Ukhwah Islamiyah saat acara di Kampus Unand. Menurut Penulis semenjak kenal pertama sampai sekarang tidak ada yang berubah pada sosok beliau.

Buya Marfendi yang Penulis kenal selalu mudah senyum setiap bertemu, beliau selalu memberi motivasi kepada Penulis, walaupun terkadang sering berdebat hangat. Pernah suatu waktu membahas Pilkada Padang Pariaman Penulis dengan Buya Marfendi pernah acam-mengancam, tapi waktu Penulis karek kapalo lo. Namun akhirnya akur lagi. Sosok Buya Marfendi secara silaturrahim tidak pernah marah. Walaupun secara politik perdebatan itu tidak sopan, malah agak kurang ajar.

Selama kenal Buya Marfendi tidak pernah melihat marah berkepanjangan dan dendam ke sesama kader PKS. Jika ada yang dianggap salah maka selalu beliau sampaikan dengan suara tenang, dengan nada ucapan yang berisi kata-kata marah menusuk jantung.

Baca Juga : Terima Kasih Inyiak Datuak Tifatul

Menurut Penulis Buya Marfendi sosok tokoh PKS yang selalu bisa menghibur atau menenangkan orang-orang PKS yang dalam kerja selalu dianggap pembangkang.

Secara pribadi, Penulis sudah menganggap Buya Marfendi sebagai guru politik dakwah Sumbar yang bisa menjadi inspirasi dan tauladan semua. Sosok Buya Marfendi yang berkesan adalah beliau pekerja partai dakwah tanpa lelah, beliau kader PKS yang gigih berjuang untuk memenangkan Pileg, Pilkada dan lainnya yang akhirnya bisa menjadi Wakil Walikota Buktinggi.

Kemarin sempat dihitung-hitung maju sebagai calon, menurut hitungan Buya Marfendi maju dalam pemilihan dalam waktu 2009-2020 sebanyak 6 kali, berarti setiap Pemilu baik Pilkada dan Pileg, beliau selalu tampil. Coba dibayangkan berapa terkurasnya energi pada akhirnya berbuah manis ini.

Buya Marfendi saat pertemuan di ruangan menyampaikan akan membantu Wali Kotanya agar bisa mensejahterakan, sampai juga bisa membahagiakan warga Kota. Banyak gagasan program unggulan yang akan dilakukan Beliau mohon doa, dukungan dari semua pihak yang tidak ber-KTP di Bukittinggi. Insyallah mari sama Kita doakan. Aamiin.

Namun pada tulisan ini Penulis tidak mengupas tentang program beliau. Namun Penulis lebih banyak menjelaskan sosok pribadi beliau seperti dikupas sedikit dibagian atas. Sosok Buya Marfendi sama seperti Bung Akbar Tanjung (politisi senior Partai Golkar) jika dilihat dari kegigihanya berjuang untuk bisa membantu masyarakat melalui kekuasaan.

Penulis mengalami, Buya Marfendi sosok yang sempurna dalam politik dakwah PKS. Apalagi membangun silaturahim politik dengan semua tokoh-tokoh lintas partai. Menurut Penulis sosok beliau juga bisa mempengaruhi kearah kebaikan para politisi lain.

Dan banyak tokoh politik lain yang memiliki hubungan istimewa dengan Buya Marfendi. Jika tidak salah, PKS Sumbar selalu memberikan kepercayaan kepada Buya Marfendi untuk membangun komunikasi awal apa pun dengan pihak luar lintas partai.

Pertemuan Penulis dengan Wakil Walikota Buktinggi kemarin itu tidak tergangu dengan kedatangan tamu yang sudah berjanji datang di jam itu. Penulis heran juga, sudah 2 jam lebih bercerita, ketawa-ketawa, diskusi namun tamunya Buya Marfendi tidak nongol-nongol juga.

Lalu Penulis penasaran, bertanya ke Buya Marfendi kenapa tamunya belum datang-datang juga, akhirnya Buya Marfendi mengontak ulang tamunya tersebut. Ternyata tamu Buya menyangka pertemuanya di rumah Dinas bukan di kantor Wali Kota, saat itu tamu beliau sudah menunggu semenjak kedatangan Penulis di kantor Wali Kota.

Dengan kondisi prihatin karena tamu sudah menunggu di rumah Dinas lama, Penulis mintak izin agar Buya Marfendi bisa pulang kerumah Dinas untuk menemui tamunya tersebut. Kebetulan sudah jam 16.00 Wib juga saatnya jam pulang untuk ASN di Balai Kota.

Alhamdulillah begitulah takdirnya, walaupun Penulis silaturahim tampa kordinasi ternyata Allah SWT memberikan waktu panjang untuk bertemu Buya Marfendi. Akhirnya bisa berlama-lama, banyak juga ilmu baru yang Penulis dapat dalam pertemuan Wakil Walikota Buktinggi tersebut.

Sumber : tribunsumbar.com Wakil Walikota Buktinggi, Politisi Panutan PKS dimuat pada 1 Mei 2021




Minggu, 24 Oktober 2021

Terima Kasih Inyiak Datuak Tifatul

Terima Kasih Inyiak Datuak Tifatul


Namanya Tifatul Sembiring. Ibunya berasal dari Guguak Tinggi, Nagari Guguak Tabek Sarojo, Agam. Dikaumnya suku Koto, beliau diberikan gelar Datuak Tumangguang. Darah Minang dan Batak mengalir dalam dirinya sehingga beliau berhak atas pusako dan marga dari Batak. 

Jangan ditanya seberapa Minangnya, hampir tiga jam beliau bicara, saya memperkirakan 80% nya beliau pakai Bahasa Minang. Tak cukup disitu, beliau juga mempraktekkan sejumlah aksen (logat) dari beberapa daerah di Sumbar. 

Baca Juga : Perkuat Soliditas, PKS Bukittinggi Gelar Upgrading

Beruntung kali bisa bertemu beliau dua hari kemaren. Sejumlah pengalaman, pemikiran, hingga nasehat2 beliau tentang dakwah beliau bagikan. Dan tak lupa pantun demi pantun yang beliau lontarkan, langsung memancing tawa dan tepuk tangan dari para hadirin. 

Kalau kita kilas balik dengan kiprah beliau sebagai Menkominfo era KIB Jilid 2, mungkin kita akan banyak berterima kasih pada beliau. Pada eranya, kita bisa menikmati kecanggihan teknologi informasi. Waktu itu lelang penggunaan kanal 3G dilakukan, akses komunikasi seluler pada era beliau sudah menyentuh 95% Wilayah di Indonesia. Belum lagi beliau sukses memberikan keuntungan pada Negara lebih dari 13 T dari penghasilan bukan pajak. Itu naik sebesar 17% dari tahun sebelum beliau menjabat dan diatas target yang diberikan pemerintah. 

Yang paling fenomenal, beliau menutup satu juta situs porno yang menjadi penyakit bagi pengguna internet terutama dikalangan anak muda. Walaupun aksi beliau ini banyak mengundang protes dari sejumlah politisi waktu itu. Ketegasan Pak Tifatul jangan ditanya, beliau kerap kali adu argumen dengan politisi lainnya baik menjadi menteri maupun jadi Anggota DPR RI saat ini. Celotehan beliau di sosial media sering viral, teranyar ketika beliau menyindir Prabowo yang baru dapat jatah Menteri melalui sebait pantun di Twitter. 

Sebagai seorang politisi, pengalaman Inyiak Datuak Tifatul juga bukan main, pernah menjadi Presiden PKS dan harus mundur karena dapat amanah sebagai Menteri. Terakhir beliau sukses mengantongi lebih dari 120rb suara pada Pemilihan Legislatif 2019 lalu di Dapil Sumatera Utara.

Baca Juga : Ranah Minang adalah Dapur Lahirnya Pancasila 

Kehadiran Pak Tifatul dalam kancah perpolitikan Nasional membuat kebanggaan tersendiri bagi orang Minang. Terkhusus bagi warga Agam dan Bukittinggi. Walaupun daerah pemilihan beliau bukan di Sumbar, tapi kontribusi beliau pada Sumbar tak terhenti. Terbukti kemaren saja beliau menginisiasi acara Seminar Nasional yang bertemakan "Bagaimana Orang Minang Mempraktekkan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari" sebagai upaya beliau dalam menunjukkan betapa Pancasilais nya orang Minang yang beberapa waktu lalu sempat dipertanyakan. 

Terima kasih Inyiak Datuak, semoga terus memberikan kebanggaan bagi warga Minang.

PKS Sumbar

Kolom

[Kolom][recentbylabel3]
Pemberitahuan
Jangan lupa untuk like dan subscribe PKS Sumbar.
Done