PKS BUKITTINGGI: Keluarga
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Juli 2022

Ratusan Peserta Hadiri Talkshow Keluarga PKS Bukittinggi

Ratusan Peserta Hadiri Talkshow Keluarga PKS Bukittinggi



BUKITTINGGI.PKS - Mencermati kompleksnya permasalahan yang terjadi dalam lingkungan keluarga, Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Bukittinggi melalui program Rumah Keluarga Indonesia (RKI) menyelenggarakan kegiatan Talkshow dengan tema "Bersamamu, Kita Raih Syurga" pada Ahad (24/7).

Acara yang dihelat di Ruang Sidang DPRD Kota Bukittinggi tersebut menghadirkan dua orang narasumber yang juga sepasang suami istri yaitu Epi Santoso dan Endang Yunita. Ratusan peserta mengikuti kegiatan ini yang didominasi oleh perempuan. 

Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kota Bukittinggi Linda Wardiyanti dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan hubungan suami istri dan kehidupan rumah tangga. Dengan tantangan zaman yang luar biasa hari ini maka amatlah penting pasangan suami istri memiliki bekal ilmu yang harus terus diupgrade agar dapat menghadirkan kehidupan keluarga yang harmonis. 


"Kita di PKS terutama dari BPKK berupaya untuk terus melayani masyarakat dalam menjawab kebutuhan keluarga salah satunya dengan mengangkatkan kegiatan ini" Lanjut Linda.

Baca Juga : Lengkapi Persyaratan Verifikasi Parpol, DPP PKS : "Bukittinggi Perfect" 

Selain mengadakan talkshow ini, Linda juga menerangkan bahwa PKS Bukittinggi melaui RKI akan menyelenggarakan konsultasi keluarga melaui para konsultan keluarga yang dilantik pada acara tersebut. Linda berharap peserta talkshow dapat memanfaatkan pelayanan dari PKS untuk mewujudkan keluarga yang bahagia dunia dan akhirat.


"Alhamdulillah konsultan kita berasal dari praktisi yang berpengalaman mulai dari psikolog, ekonom, kesehatan, hukum, dan ragam profesional lainnya. Silahkan bapak/ibu manfaatkan keprofesionalan mereka dalam membantu kebutuhan keluarga" ungkapnya.

Dalam sesi materinya Epi Santoso menyampaikan bahwa dalam menjalani rumah tangga setidaknya ada tujuh rumus yang harus dilakukan secara bersama oleh pasangan suami istri.

"Diantaranya yaitu memiliki akidah yang benar, menjalani ibadah dengan baik, berakhlaqul karimah, memiliki fisik yang sehat, senantiasa menuntut ilmu, ekonomi yang kuat serta komunikasi yang sehat antar pasangan" ungkapnya.

Dengan mengamalkan tujuh hal tersebut, pria yang berprofesi sebagai pengusaha tersebut mengungkapkan bahwa pasangan suami istri dapat hidup rukun dan berupaya untuk meraih kebahagiaan baik didunia maupun disyurga. InsyaAllah.

Baca Juga : Marfendi: Pantaskan Diri Kita Untuk Menerima Janji Allah SWT

Salah seorang peserta  Nola Gustina mengungkapkan kegembiraannya mengikuti kegiatan ini. Ia bersyukur bisa hadir dalam talkshow yang dihadiri oleh narasumber dan konsultan keluarga yang berpengalaman.

"Kami ucapkan terima kasih kepada PKS Bukittinggi atas kegiatan ini. Sebagai seorang istri maupun orangtua, kami sangat butuh ilmu yang bermanfaat untuk mengatasi persoalan dalam kehidupan keluarga" Ungkapnya.

Talkshow yang dimoderatori oleh seorang psikolog Yosi Molina ini juga sekaligus melantik konsultan keluarga RKI Kota Bukittinggi.


PKS Bukittinggi Lantik Konsultan Keluarga untuk Layani Persoalan Keluarga di Bukittinggi

PKS Bukittinggi Lantik Konsultan Keluarga untuk Layani Persoalan Keluarga di Bukittinggi

Bukittinggi.PKS - Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Bukittinggi melaunching program konsultasi keluarga yang ditandai dengan pengukuhan konsultan keluarga RKI Bukittinggi pada Ahad (24/7) di Ruang Sidang DPRD Kota Bukittinggi.

Melalui konsultan keluarga ini, DPD PKS Bukittinggi melalui program Rumah Keluarga Indonesia (RKI) akan melayani kebutuhan masyarakat Bukittinggi dalam menangani persoalan keluarga.

Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kota Bukittinggi Linda Wardiyanti menyatakan bahwa PKS berusaha untuk selalu hadir dalam melayani kebutuhan keluarga salah satunya dengan menghadirkan konsultan-konsultan keluarga yang akan menjadi tempat konsultasi dalam mewujudkan keluarga yang harmonis.

"Alhamdulillah konsultan kita berasal dari praktisi yang berpengalaman mulai dari psikolog, ekonom, kesehatan, hukum, dan ragam profesional lainnya. Silahkan bapak/ibu manfaatkan keprofesionalan mereka dalam membantu kebutuhan keluarga" Ungkap Linda saat menyampaikan sambutannya.

Baca Juga : Jelang Pendaftaran Parpol, PKS Bukittinggi 100% Siap Jadi Peserta Pemilu 2024

Linda juga berharap dengan adanya konsultan keluarga ini dapat menjawab persoalan keluarga yang hari ini semakin kompleks sehingga membutuhkan mentor dan tempat konsultasi untuk menjalaninya.



Disisi lain, Ketua DPD PKS Kota Bukittinggi Ibnu Asis menyampaikan apresiasi atas dilaunchingnya konsultan keluarga. Pria yang menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Bukittinggi tersebut berharap atas dilantiknya konsultan keluarga dapat mengoptimalkan peran PKS untuk melayani masyarakat terutama dalam kehidupan keluarga.



"Selamat bertugas kepada konsultan keluarga, mari kita wujudkan keluarga bukittinggi yang bahagia dan meraih sakinah mawaddah warahmah" Ujar Ibnu.

Baca Juga : Komunitas Driver Ojol di Bukittinggi Siap Berjuang Bersama PKS

Kegiatan ini juga diisi dengan kegiatan Talkshow bersama sepasang narasumber yaitu Epi Santoso dan Endang Yunita, serta dimoderatori oleh Yosi Molina.

Minggu, 10 Oktober 2021

Puluhan Millenial Hadiri Pelatihan Pra Nikah oleh RKI Bukittinggi

Puluhan Millenial Hadiri Pelatihan Pra Nikah oleh RKI Bukittinggi

 

Puluhan Millenial Hadiri Pelatihan Pra Nikah oleh RKI Bukittinggi
Bukittingg.PKS - Kesuksesan membangun rumah tangga diawali saat memilih pasangan yang menjadi suami atau istri. Hal itulah yang melatarbelakang Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) PKS Kota Bukttinggi melalui program Rumah Keluarga Indonesia (RKI) yang dilaksanakan pada Ahad (10/10).

Bertempat di Ruang Sidang DPRD Kota Bukittinggi, kegiatan ini dihadiri oleh 40 orang peserta yang berasal dari generasi millenial. Peserta ini merupakan anak muda yang belum menikah dan pasangan suami istri yang usia pernikahannya masih muda.

Ketua BPKK Linda Wardiyanti dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini sebagai upaya kita menyiapkan proses rumah tangga yang baik. Menurutnya peradaban yang baik sangat dimulai dari baiknya kehidupan keluarga.

Baca Juga : Serius Menyoroti Ketahanan Keluarga, PKS Tuai Pujian

"Karena peradaban dimulai dari sebuah keluarga bagaimana kita bisa membangun keluarga yang Sholeh, bila ayah ibu tidak Sholeh, maka disini adalah wadah untuk menciptakan keluarga yang harmonis dan sakinah mawadah warohmah". Ujar Linda.

Pelatihan ini diisi oleh narasumber yang berpengalaman diantaranya Ustadz Ahmad Budiman yang memberikan materi tentang "Siapkah kita menikah?", kemudian Linda Wardiyanti dengan materi "Manajemen Konflik", Kemudian Psikolog Yosi Molina membawakan materi "Membangun Cinta", dan materi terakhir dari Ahmad Rajab Afandi alias Bapang "Uangku, uangmu, uang kita".

Salah seorang peserta Hadi menyampaikan acara ini sangat bermanfaat baginya karena menurutnya pernikahan merupakan sebuah ibadah, oleh karena itu perlu dipersiapkan dengan matang ilmunya.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada RKI atas diangkatkannya kegiatan ini, semoga ada kegiatan selanjutnya dengan materi yang lebih baik lagi" Ujar pria yang masih menjadi mahasiswa ini.

Selain Hadi, peserta lainnya Rika juga mengungkapkan kebahagiaannya mengikuti kegiatan ini. Materi yang disampaikan menurut Rika sangat luar biasa dan bermanfaat dalam menyiapkan diri membangun rumah tangga.

Baca Juga : Kepemudaan PKS Bukittinggi Optimis Hantarkan Partai Menang di Kalangan Millenial

"Semoga ada kegiatan selanjutnya dan RKI juga membantu anak muda menemukan jodohnya melalui adanya biro jodoh" Ujar Rika.

Kamis, 07 Oktober 2021

Serius Menyoroti Ketahanan Keluarga, PKS Tuai Pujian

Serius Menyoroti Ketahanan Keluarga, PKS Tuai Pujian

 

BUKITTINGGI.PKS - Langkah Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bukittinggi dalam mengentaskan problematika keluarga mendapatkan pujian. Kali ini pujian datang dari Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Aur Birugo Tigo Baleh.

Kepala KUA Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB) Ifdhal mengungkapkan kekagumannya atas sikap PKS. Ia mengungkapkan kegiatan ini merupakan hal baru dilakukan oleh partai politik. 

"Jujur saja, sampai saat ini baru PKS yang bersilaturahmi dengan KUA" Ungkap Ifdhal dalam kunjungan BPKK PKS Kota Bukittinggi ke kantornya.

Ifdhal juga berharap PKS bisa terdepan dalam mengeluarkan program-program yang bermanfaat untuk mengentaskan permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam keluarga.

BPKK PKS Kota Bukittinggi melakukan silaturahmi ke Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Bukittinggi pada Rabu-Kamis (6-7/10) di Kantor masing-masing. Acara dimulai pada hari Rabu (6/10) mengunjungi KUA Aur Birugo Tigo Baleh terletak di Kelurahan Birugo dan KUA Mandiangin Koto Selayan yang terletak di Kelurahan Kubu Gulai Bancah. Dilanjutkan pada Kamis (7/10) mengunjungi KUA Guguak Panjang di Kelurahan Aur Tajungkang Tangah Sawah.

Rombongan BPKK PKS Kota Bukittinggi yang dipimpin oleh Ketua BPKK Linda Wardiyanti. Didampingi oleh pengurus BPKK lainnya.

Kepala KUA Guguak Panjang Amar Albar Antoni juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan PKS ke kantornya. Amar mengungkapkan harapannya PKS bisa bekerjasama dengan KUA untuk menuntaskan permasalah keluarga terutama masalah perceraian. Ia menampik, keberadaan KUA tidaklah cukup untuk mengatasi permasalahan yang sangat substansi tersebut.

"Saya sangat mendukung sekali dengan program BPKK PKS ini. Karena tingginya tingkat perceraian, kami berharap kedepannya BPKK PKS bisa mengangkat Rumah Konsultasi Keluarga untuk mengatasi permasalahan keluarga tidak sampai ke meja pengadilan" Lanjutnya.

Ketua BPKK PKS Kota Bukittinggi Linda Wardiyanti mengungkapkan kunjungannya ke tiga KUA yang ada di Kota Bukittinggi ini tidak hanya sekedar bertegur sapa saja. Ia menginginkan adanya kerjasama yang baik antara PKS dan KUA dalam mengentaskan permasalahan keluarga.

"Kami memandang problematika keluarga harus diatasi dari hulu hingga kehilirnya. Mulai dari pencarian pasangan, proses menikah, hingga pasca pernikahan. Untuk itu kerjasama ini sangat penting agar kita semakin serius mengatasinya" Lanjut Linda.


Linda juga mengatakan komunikasi antara PKS dan KUA ini akan terus berlanjut karena PKS sangat serius dalam menyoroti isu keluarga ini sehingga butuh bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang selama ini mengurusi keluarga dan pernikahan.
Perkuat Ketahanan Keluarga,  PKS Bukittinggi Jalin Kemitraan dengan KUA

Perkuat Ketahanan Keluarga, PKS Bukittinggi Jalin Kemitraan dengan KUA

 

Jalin Kemitraan Ketahanan Keluarga PKS Bukittinggi dengan KUA

BUKITTINGGI.PKS - Untuk mengoptimalkan program partai dalam meningkatkan ketahanan keluarga, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bukittinggi melalui Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) melakukan silaturahmi ke Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Bukittinggi pada Rabu-Kamis (6-7/10) di Kantor masing-masing.

Acara dimulai pada hari Rabu (6/10) mengunjungi KUA Aur Birugo Tigo Baleh dan KUA Mandiangin Koto Selayan. Rombongan BPKK PKS Kota Bukittinggi yang dipimpin oleh Ketua BPKK Linda Wardiyanti menyambangi KUA Aur Birugo Tigo Baleh yang terletak di Kelurahan Birugo dan KUA Mandiangin Koto Selayan yang terletak di Kelurahan Kubu Gulai Bancah.

Silaturahim kali ini mendapatkan pujian dari Kepala KUA ABTB Ifdhal. Ia mengungkapkan kegiatan ini merupakan hal baru dilakukan oleh partai politik.

"Jujur saja, sampai saat ini baru PKS yang bersilaturahmi dengan KUA" Ungkapnya.

Ifdhal juga berharap PKS bisa terdepan dalam mengeluarkan program-program yang bermanfaat untuk mengentaskan permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam keluarga.

Selain KUA ABTB dan KUA Mandiangin Koto Selayan, Pada Kamis (7/10) rombongan BPKK PKS Kota Bukittinggi melanjutkan kunjungan ke KUA Guguk Panjang. Silaturahim dari PKS langsung disambut oleh Kepala KUA Guguak Panjang Amar Albar Antoni.

Amar mengungkapkan PKS bisa bekerjasama dengan KUA untuk menuntaskan permasalah keluarga terutama masalah perceraian. Ia menampik, keberadaan KUA tidaklah cukup untuk mengatasi permasalahan yang sangat substansi tersebut.

"Saya sangat mendukung sekali dengan program BPKK PKS ini. Karena tingginya tingkat perceraian, kami berharap kedepannya BPKK PKS bisa mengangkat Rumah Konsultasi Keluarga untuk mengatasi permasalahan keluarga tidak sampai ke meja pengadilan" Lanjutnya.

Ketua BPKK PKS Kota Bukittinggi Linda Wardiyanti mengungkapkan kunjungannya ke tiga KUA yang ada di Kota Bukittinggi ini tidak hanya sekedar bertegur sapa saja. Ia menginginkan adanya kerjasama yang baik antara PKS dan KUA dalam mengentaskan permasalahan keluarga.

"Kami memandang problematika keluarga harus diatasi dari hulu hingga kehilirnya. Mulai dari pencarian pasangan, proses menikah, hingga pasca pernikahan. Untuk itu kerjasama ini sangat penting agar kita semakin serius mengatasinya" Lanjut Linda.


Linda juga mengatakan komunikasi antara PKS dan KUA ini akan terus berlanjut karena PKS sangat serius dalam menyoroti isu keluarga ini sehingga butuh bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang selama ini mengurusi keluarga dan pernikahan.

PKS Sumbar

Kolom

[Kolom][recentbylabel3]
Pemberitahuan
Jangan lupa untuk like dan subscribe PKS Sumbar.
Done